Hari ini, sabtu 25 februari 2012
Saat waktu memisahkan kita untuk berpisah, saatnya kita berpisah. Tak ada kata yang pantas untuk ku katakan selain “Hati-hati”. Meskipun kau tak membalas salam perpisahanku itu, aku yakin, didalam hati kecilmu pasti ingin mengucapkan “jaga diri baik-baik”.
Belum sehari kau pergi untuk keperluan tugas, kau menghubungiku. Harapan ini terlalu besar, tetapi kau hanya mengabariku bahwa voucher pulsamu habis. Tanpa ku pikir panjang aku langsung mengirimimu. Kuberanikan diri untuk menanyakan “apakah kau sudah ditempat?”, dan kau pun tak membalasnya.
Baik, mungkin kau lelah karena perjalanan jauh. Aku tidak mempermasalahkannya.
Kulihat kau selalu memperbaruhi foto, maupun status di jejaring sosial.
Kau sedang mengerjakan pekerjaanmu yang baru, dan kelihatan dari parasmu bahwa kau menikmatinya. Kau senang, akupun ikut senang.
Satu minggu pun kini telah berlalu, kau tak pernah sedikit pun menghubungiku ataupun sekedar mampir di jejaring sosialku. Akupun juga sebaliknya, tak pernah aku menghubungimu dan tak pernah juga ku mampir di jejaringmu.
Mungkin memang ini jalan kita, Jalan kita memang berbeda. Tak akan pernah jadi satu. Kau adalah kau, dengan ego, kekasaranmu, bercandaanmu, semua dengan stylemu yang tak bisa untukku masuki. Aku adalah aku, dengan ego, kekasaranku, bercandaanku, semua styleku ku persembahkan hanya untukmu, supaya kau senang, kau bahagia, kau yang sedang bersedih akan tertawa melihatku bercanda.
Aku tahu, mungkin yang kau temui saat malam minggu di sana adalah seseorang yang akan mengenang kejadian waktu lampaumu. Mungkin kau tak akan ingat, apa saja kejadian yang telah kita lewatkan bersama, pada saat malam minggu, atau bahkan mulai pagi sampai malam minggu menjelang, kita lewatkan bersama. Semua kenangan itu akan kau hapus, ketika kau bersamanya.
Untuk saat ini, aku masih menunggumu. Hati kecil ini akan selalu menunggumu. Tangis dipipi ini selalu mengingatmu. Senyum ini selalu mengingatmu. Sampai ku bertemu dengan seseorang yang bisa membawaku menghilangkan senyum-senyum, tangis-tangisku untukmu....
Labels: Galau ^_^
Oke, pertama denger lagu ini, belum ketebak kalau yang nyanyi Maroon 5. ternyata temen ane ada yang muter ni lagu tapi acoustic, dan baru kerasa kalau ini Maroon 5. Kereeen abiis lagu dan V-clip nya.. this is lirics the song.. :D
[ verse1 ]
oh,
just shoot for the stars
if it feels right
then aim from my heart
if you feel like
and take me away
make it okay
i swear i'll behave
[ verse 2 ]
you wanted control
so we waited
i put on a show
now i make it
you say im a kid
my ego is big
i don't give a shit
[ chorus ]
and it goes like this
take me by the tongue
and i'll know you
kiss me till you're drunk
and i'll show you
all
the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i don't need to try to control you
look into my eyes and i'll own you
with the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
[ verse 3 ]
maybe it's hard
when you feel like
you're broken and scarred
nothing feels right
but when you're with me
i'll make you believe
that i've got the key, oh!
[ verse 4 ]
so get in the car
we can ride it
wherever you want
get inside it
and you want to steer
but i'm shifting gears
i'll take it from here
[ chorus ]
and it goes like this
take me by the tongue
and i'll know you
kiss me till you're drunk
and i'll show you all
the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i don't need to try to control you
look into my eyes and i'll own you
with the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
[ chistina's verse ]
you wanna know
how to make me smile
take control
own me just for the night
and if i share my secret
you're gonna have to keep it
nobody else can see this
so watch an learn
i won't show you twice
head to toe
oooh baby rub me right
but if i share my secret
you're gonna have to keep it
nobody else can see this
[ chorus ]
and it goes like this
take me by the tongue
and i'll know you
kiss me till you're drunk
and i'll show you all
the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i don't need to try to control you
look into my eyes and i'll own you
with the moves like jagger
i've got the moves like jagger
i've got the moves like jagger
Labels: Lagu-lagunya
Semua pasti berlalu, tak ada yang abadi..
Dan kita juga harus tetap berada
QUALITY ASSURANCE (QA) vs QUALITY CONTROL (QC)
Filed under: Mechanical — jakfarsegaf @ 12:21 am
quality%20assurance
Beberapa tokoh mendefinisikan Quality, yaitu:
- Juran : fitness to use, kecocokan penggunaan produk
- Crosby : conformance to requirement, sesuai dengan yang dipersyaratkan
- Deming : kesesuaian dengan market demand
- Feigenbaum : total customer satisfaction
- Garvin & Davis : suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, manusia, proses, environment yang memenuhi atau melebihi harapan customer.
Banyak perusahaan yang memakai Quality Assurance (QA) dan Quality Control ( QC) dalam satu Divisi, jadi QA itu ya QC. Quality Assurance dianggap Quality Control, walaupun mungkin kalau dari pengertian mungkin berbeda,tapi dalam faktanya QA adalah QC, jadi jarang ada Divisi Quality Assurance dipisah dengan Divisi Quality Control, karena sebenarnya acuan keduanya pada kualitas mutu, termasuk reliabilitinya.
Meskipun sasaran sama tentang kualitas tetapi QA dan QC adalah dua pekerjaan bidang yang berbeda, dimana QA itu adalah prosedur untuk pencapaian mutu. Misalnya Quality plan beserta dokumen pendukungnya. Dan QC adalah aktifitasnya (pelaksanaa dari prosedur tsb) yang dibuktikan dengan record-record.
quality-controlMenurut definisi pada ISO 9000:2000 (QMS-Fundamentals and Vocabulary), adalah sbb:
* Quality control (lihat section 3.2.10); part of quality management focused on fulfilling quality requirements.
* Quality assurance (lihat section 3.2.11); part of quality management focused on providing confidence that quality requirements will be fulfilled.
Jadi kalau coba diterjemahkan, secara singkat QC terfokus pada pemenuhan persyaratan mutu (produk/service) sedangkan QA terfokus pada pemberian jaminan/keyakinan bahwa persyaratan mutu akan dapat dipenuhi. Atau dengan kata lain, QA membuat sistem pemastian mutu sedangkan QC memastikan output dari sistem itu memang benar-benar memenuhi persyaratan mutu.
Kalau dari definisi ini, kegiatan-kegiatan inspeksi dan uji (in-coming, in-process, outgoing) akan masuk kategori QC, sedangkan hal-hal seperti perencanaan mutu, sertifikasi ISO, audit sistem manajemen, dsb tentu masuk kategori QA.
Beberapa perusahaan, saat ini tidak lagi membedakan antara QA dan QC di dalam operasional quality management-nya. Cukup disebut departemen Quality, di dalamnya ada kegiatan merancang jaminan bahwa persyaratan mutu akan dipenuhi dan sekaligus bagaimana memenuhi persyaratan mutu tersebut.
QA = Quality Assurance , to lead and operated by assure of an organization successfully, it is necessary to direct and control it in a systematic and transparent manner. Maksudnya adalah meyakinkan/menjamin secara kualitas dengan suatu sistematis kerja dan keterbukaan untuk keberhasilan suatu pekerjaan secara keseluruhan organisasi di setiap lini dengan melalui sistem control.
QC = Quality Control, to take control of quality by procedural and applicable reference that implemented direct to process system in good and full fill of minimum requirement as finally results. Maksudnya adalah pengendalian mutu dengan prosedur kerja berdasarkan referensi yang dapat diterapkan dan diimplementasikan langsung di proses pekerjaan tersebut untuk memenuhi persyaratan minimum sebagai hasil akhir pekerjaan.
Hubungan pendeknya adalah bahwa QA yang meyakinkan / menjamin QC.
qualityControl
QC adalah sistem kendali yang terintregrasi didalam proses, dia berfungsi mencegah terjadinya defect/ non corformity output, salah satu cara yang sudah kita kenal antara lain right from begining atau benar sejak awal. metode ini terbukti mampu mengeliminir non corformity (ketidaksesuaian) pada output dengan pencegahan.
Sedangkan QA lebih tinggi letaknya dalam struktur organisasi, dia memberi terhadap arahan yang keputusan akhirnya adalah layak atau tidaknya produk dikeluarkan. Proses ini tentunya melibatkan proses-proses lainnya seperti produksi, inventory, maintenance. QA lebih menjaga corporate image dengan mencegah defect ke konsumen. parameternya hanyalah hitam-putih dengan nilai yang telah dirumuskan dalam fungsi yang kita sebut kualitas.
QC sering membuat suatu organisasi menjadi menggelembung dan gemuk, jika kita tidak memahami konsep produktifitas. karena man power planning-nya akan menggelembung atas nama azas independent, sebenarnya orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut itulah fungsi QC. orang Jepang sangat paham akan hal ini dan melahirkan suatu model management yang disebut TQC dengan produknya yang kita kenal sebagai GKM (Gugus Kendali Mutu). kesadaran mereka untuk memperbaiki aktifitas yang tidak perlu dan mengefisienkan langkah proses diluar jam dan lokasi kerja (walaupun sambil minum di kedai minuman atau makanan). Sesungguhnya proses PDCA sedang berjalan lewat diskusi non formal.
ini bukan hal yang mudah sebab “Management is no Sains”
contohnya : Total Quality Management berasal dari Mike Robson, seorang inggris, berdasarkan prinsip bahwa setiap pekerja secara individu mempunyai tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaannya dan pemikiran ini dikembangkan juga kepada para pemasok supaya perusahaan dapat memproduksi barang dan atau jasa yang berkualitas.
Prinsip ini dikembangkan dari Total Quality Circle yang berasal dari Jepang, dimana para pekerja berkumpul dalam gugus kendali mutu untuk mendiskusikan dan memecahkan masalah dan apa yang dapat dilakukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas. Hingga “poke yoke” dari Shigeo Shingo yang menjadi dasar pengembangan SIX SIGMA.
Secara fungsi QC merupakan orang operasional yang langsung melakukan aktivitas checking atau inspeksi terhadap produk, kalau di lini produksi biasanya ada seoarang yang berfungsi sebagai pengontrol kualitas produk seperti sampling dan aktifitas lainnya.
Sedangkan untuk QA, dia lebih berperan sebagai analyst untuk memperbaiki mutu produk, dan datanya bisa diperoleh dari data sampling orang QC atau feedback dari internal perusahaan ataupun adanya quality complain dari luar perusahaan yaitu customer. Dan QA biasanya juga berperan sebagai sertifikasi dari produk tersebut…
Jadi intinya QC adalah seorang executor/operator dan QA adalah conceptor.
QA : Penjamin Mutu …
QC : Pengendali Mutu…
Kembali ke perbedaan QC dan QA. Quality control (pengendalian mutu) adalah kegiatan untuk memantau, mengevaluasi dan menindaklanjuti agar persyaratan mutu yang ditetapkan tercapai (Product, process, service, inspection, testing, sampling, measurement dan calibration).
Sedangkan Quality Assurance (penjaminan mutu) adalah semua tindakan terencana, sistematis dan didemonstrasikan untuk meyakinkan pelanggan bahwa persyaratan yang ditetapkan “akan dijamin” tercapai. Salah satu elemen dari QA adalah QC. Elemen yang lain yaitu: Planning, organization for quality, Established Procedure, Supplier Selection, Corrective Action, Document control, training, Audit dan Management review. quality-assurance
QA (Quality Assurance) : tugasnya memahami specification customer dan standard yang berhubungan dengan produk, kemudian membuat / menentukan cara inspectionnya (berupa prosedur) dan mendokumentasi hasil inspectionnya (manufacturing data report). QA lebih banyak paper work, umumnya memiliki skill inspection yang baik dan skill menulis procedure dan familiar dengan engineering & industrial standards.
QC (Quality Control) : tugasnya melakukan inspection berdasarkan prosedur yang dibuat dan disahkan oleh QA. QC lebih banyak melakukan inspection pada process manufacturing dan membuat laporannya
Dalam perusahaan besar, biasanya QA dan QC dipisah dan memiliki pimpinan masing-masing. Sedang dalam perusahaan menengah / kecil kebanyakan digabung.
QA ada di dalam suatu perusahaan yg sudah establish/ memiliki sertifikasi ISO. Dan ruang lingkupnya lebih besar dalam menjamin kualitas produk dan juga berhak mereview suatu standart/metode analisa demi menjaminan mutu. Sedangkan QC ruang lingkupnya hanya pengontrol tidak seperti QA.

Jika terdapat QA pd suatu perusahaan, maka bisa dipastikan terdapat QC di dalamnya.
bisa lebih lengkap lihat di http://jakfarsegaf.wordpress.com/2009/08/13/perbedaan-antara-quality-assurance-qa-dan-quality-control-qc/
Labels: Belajar




